Setelah menunggu hampir setengah tahun, akhirnya dana dari cek yang saya cairkan di Bank Mandiri bisa masuk ke rekening tabungan. Cek yang “kata pihak bank” dihilangkan pihak kantor pos, diganti 50-50 antara pihak bank dan kantor pos.
Semoga kejadian ini tidak terulang lagi, ayo Bank Mandiri, tingkatkan pelayananmu! Jangan sampai ada kejadian konyol seperti ini lagi. Meskipun mungkin saya tidak akan cairkan cek lagi di Bank Mandiri
, tapi paling tidak jangan sampai ada nasabah lain yang jadi korban. Untuk kantor pos: No Comment….. (masih jauh dari harapan saya lol)
Pada hari Rabu tanggal 15 April 2009 lalu, istri saya datang ke Bank Mandiri Capem Condet yang berlokasi di Jl. Condet Raya untuk membuka rekening tabungan. Didepan pintu masuk sudah dicegat oleh seorang petugas Satpam yang jauh dari kesan ramah dan langsung menanyakan keperluan istri saya. Setelah itu langsung minta KTP istri saya. Setelah melihat sekilas Satpam itu terus bertanya pada istri saya : “Jalan ini ( sambil menyebut nama jalan ) ada dimana ? ” Pertanyaan ini menurut istri saya agak aneh, soalnya jalan yang dimaksud terletak diseberang Bank Mandiri tersebut. Setelah itu sang Satpam menanyakan nomor telepon rumah. Karena kami tidak memiliki telepon rumah istri saya bertanya apaka boleh menggunakan nomor telepon seluler (HP). Dengan nada sinis Satpam yang bergaya bak Custumer Service itu berkata bahwa kalau tidak punya telepon rumah berarti tidak bisa membuka rekening tabungan bahkan dia juga bilang kalau calon penabung tidak berdomisili di Condet tidak bisa membuka rekening disitu.
Penasaran mendengar cerita istri saya, saya menghubungi Customer Service di nomor 14000 untuk menanyakan mengenai kebijakan rayonisasi tersebut dan jawabannnya cukup mengejutkan saya karena katanya memang itu adalah kebijakan Bank Mandiri. Waktu saya tanyakan kenapa di Cabang lain ( sambil menyebut Capem dimana saya kebetulan punya rekening ) bisa membuka rekening tanpa menggunakan nomor telepon rumah. Jawbannya : “Itu tergantung keberanian dari Cabang bersangkutan”.
Rupanya hal tersebut juga terjadi pada tetangga kami, tapi lebih beruntung dari istri saya karena kalimat penolakan datang dari Customer Service bukan dari seorang Satpam.
Sangat mengherankan bagi saya kalau Bank Mandiri bisa mengeluarkan kebijakan yang tidak populis semacam itu. Di era globalisasi Bank Mandiri malah menjalankan kebijakan rayonisasi.
Eddy Riyanto
eddie_cancer@hotmail.com